Home Artikel kumpulan Gumpalan Rasa
Gumpalan Rasa PDF Print E-mail
Wednesday, 03 June 2009 09:30

sky

Ada yang mungkin harus dipikir ulang, tentang sebuah rasa yang seharusnya menjadi gumpalan indah, diantara deret awan di langit hati. Kala fakta memberi jawaban, untuk gundah yang memagar rapat kepasrahan, dalam rotasi jiwa yang tersentak menemukan muaranya. 

Benarkah ini hanyalah sebilah takdir yang membelah sisi jiwa dan menyandarkan dalam dimensi yang tak mudah dimengerti?, Sementara bulir – bulir dzikir menguntai indah dari rahim keimanan. Berkilau bening menjuntai anggun menyentuh kelopak sensitif dari bagian rasa yang menggurat dalam.

Mengembalikan kembali pada yang seharusnya, dalam relatif waktu yang mengulur rasa dari pendamannya. Seiring jatuhnya kesadaran akan laku yang masih jauh dari sempurna. Dia yang maha mengetahui setiap yang terdetik di hati, setiap yang terlintas di pikiran, selalu memberi ruang – ruang gerak dalam tiap kesungguhan ikhtiar. 

Ketika rasa itu kini menghiba dari denting nurani, untuk sebuah kefitrahan sebagai mahlukNya dalam keagungan syahadatain, bukan semata tuntutan konsekuensi, melainkan kesadaran sebagai hamba yang mendamba. Hingga saatnya hal indah itu terucap, refleksi dari hakikat pemaknaan kehidupan seorang muslim, yang teryakinkan akan kabaikkan – kebaikkan dalam segala takdir kehidupan : “Aku tak peduli dalam keadaan sedih atau senang berada asal Allah swt ada disana”.

Kini dan untuk selamanya, mendupak nafsu diri yang mencipta noktah gelap rasa, agar menggumpal indah di langit hati. Menggelorakan kembali spirit keshalehan pribadi, menjadikannya lokomotif dalam jiwa muda yang meranum./ rf

 

Last Updated on Wednesday, 03 June 2009 13:16
 
Banner

Tanggal Hari Ini




Powered by Joomla!. Designed by: Free Joomla 1.5 Template, .idv.tw domain. Valid XHTML and CSS.